Salah bukan ini .... tapi yang dibawah
Kamis, 21 Oktober 2010
Selasa, 19 Oktober 2010
KOPI bantu lawan kanker lho
Minum lima cangkir kopi sehari bisa mengurangi resiko kanker mulut. Menurut penelitian, mereka yang biasa mengonsumsi kopi berisiko rendah terserang kanker mulut atau tenggorokan daripada mereka yang jarang minum kopi.
Seperti dikutip dari Female First, peneliti dari Universitas Utah di Salt Lake City telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa beberapa bahan dalam kopi dapat mengurangi risiko kanker mulut.
Studi ini menemukan bahwa kopi mengandung lebih dari 1.000 bahan kimia, termasuk antioksidan. Kopi juga mengandung zat kimia, cafestol dan kahweol, yang merupakan unsur paling bermanfaat karena memiliki sifat antikanker.
Chief Executive British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter berkata, "Banyak orang menikmati kopi, tapi sering khawatir tentang risiko yang terjadi pada kesehatan mereka yakni tekanan darah tinggi. Tapi mungkin penelitian ini menunjukkan bahwa minum kopi sesungguhnya dapat memiliki efek yang menguntungkan."
Kanker Mulut merupakan salah satu kanker yang paling cepat berkembang di Inggris, dengan jumlah penderita sekitar 5.000 orang didiagnosa setiap tahun. Biasanya menyerang pria usia lebih 40 tahun. Namun belakangan, jumlah penderita wanita dan anak muda meningkat.
Sejauh ini, tembakau masih dianggap sebagai penyebab utama kanker mulut. Tembakau dan alkohol berkontribusi setidaknya tiga perempat dari kasus. Namun, efek perlindungan dari kopi tidak berkurang pada perokok atau peminum.
Selain kopi, konsumsi buah-buahan, sayuran, ikan dan telur, juga menjadi salah satu 'obat' yang bisa menurunkan tingkat risiko penyakit ini. Sebagai tindakan pencegahan, deteksi dini juga penting dilakukan.. "Kesempatan untuk bertahan hidup dapat meningkat jika penyakit ini terdeteksi lebih awal," kata Carter.
Awal gejala kanker mulut biasanya dimulai dengan sariawan yang tak kunjung sembuh, merah dan bercak putih dimulut, pembengkakan yang tidak biasa, atau benjolan di dalam mulut. Jika Anda menderita gejala-gejala tersebut disarankan segera mengunjungi dokter gigi. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di www.mouthcancer.org.
Seperti dikutip dari Female First, peneliti dari Universitas Utah di Salt Lake City telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa beberapa bahan dalam kopi dapat mengurangi risiko kanker mulut.
Studi ini menemukan bahwa kopi mengandung lebih dari 1.000 bahan kimia, termasuk antioksidan. Kopi juga mengandung zat kimia, cafestol dan kahweol, yang merupakan unsur paling bermanfaat karena memiliki sifat antikanker.
Chief Executive British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter berkata, "Banyak orang menikmati kopi, tapi sering khawatir tentang risiko yang terjadi pada kesehatan mereka yakni tekanan darah tinggi. Tapi mungkin penelitian ini menunjukkan bahwa minum kopi sesungguhnya dapat memiliki efek yang menguntungkan."
Kanker Mulut merupakan salah satu kanker yang paling cepat berkembang di Inggris, dengan jumlah penderita sekitar 5.000 orang didiagnosa setiap tahun. Biasanya menyerang pria usia lebih 40 tahun. Namun belakangan, jumlah penderita wanita dan anak muda meningkat.
Sejauh ini, tembakau masih dianggap sebagai penyebab utama kanker mulut. Tembakau dan alkohol berkontribusi setidaknya tiga perempat dari kasus. Namun, efek perlindungan dari kopi tidak berkurang pada perokok atau peminum.
Selain kopi, konsumsi buah-buahan, sayuran, ikan dan telur, juga menjadi salah satu 'obat' yang bisa menurunkan tingkat risiko penyakit ini. Sebagai tindakan pencegahan, deteksi dini juga penting dilakukan.. "Kesempatan untuk bertahan hidup dapat meningkat jika penyakit ini terdeteksi lebih awal," kata Carter.
Awal gejala kanker mulut biasanya dimulai dengan sariawan yang tak kunjung sembuh, merah dan bercak putih dimulut, pembengkakan yang tidak biasa, atau benjolan di dalam mulut. Jika Anda menderita gejala-gejala tersebut disarankan segera mengunjungi dokter gigi. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di www.mouthcancer.org.
Makanan yang bisa membuat kanker !!!!
Kanker menjadi penyebab kematian nomor 1 di banyak negara, termasuk di Indonesia. Meski dapat dideteksi dini dan diobati dengan terapi termutakhir, penyakit ini tetap punya ancaman mematikan. Yang jadi masalah, masih banyak orang yang meski tahu bahaya kanker tapi tetap menjalani gaya hidup tidak sehat.
“Ada banyak hal yang bisa jadi pemicu munculnya kanker dalam tubuh, dan salah satunya adalah pola makan tidak baik,” kata Ahli Kesehatan dan pemerhati gaya hidup lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegeoro Semarang, Dr. Grace Judio Kahl, Msc,MH,CHt dalam acara Talk Show Kesehatan di FX Plasa Sudirman, Jakarta.
Kendati tidak semua kanker berkaitan dengan makanan, namun pola makan tidak sehat jelas akan meningkatkan risiko terjadinya kanker. Banyak mengonsumsi gorengan dan berbagai makanan yang dipanaskan dalam suhu tinggi serta penggunaan minyak yang dipakai berulang bisa menjadi salah satu sumber pemicu terjadinya penyakit kanker.
“Protein, daging dan apapun itu, jika dipanaskan dalam suhu tinggi ditambah pengawet buatan bisa menyebabkan perubahan sel dalam tubuh mejadi lebih cepat dan bisa menjadi pemicu kanker,” katanya.
Seorang peneliti kanker, Eden Tareke dari Universitas Stockholm, Swedia, menemukan akrilamida, bahan pemicu kanker yang terbentuk pada makanan yang dipanaskan. Menurut penelitian itu, makanan kaya karbohidrat jika digoreng akan terurai, kemudian bereaksi dengan asam amino menghasilkan senyawa karsinogenik (pemicu kanker) yang bernama akrilamida.
Untuk itu, selalu menjaga pola makan teratur dan melakukan gaya hidup sehat sejak dini bisa melindungi diri Anda dari serangan penyakit berbahaya. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh dengan porsi karbohidrat yang cukup 50-50 persen, mengandung serat tinggi 3-4 porsi harian, cukupi kebutuhan buah dan sayur masing-masing 3 porsi setiap hari serta protein nabatai 1-2 porsi sehari.
Mengurangi makanan tinggi lemak dan mengonsumsi banyak ikan bisa menggantikan porsi lemak dalam tubuh.
“Buah dan sayur harus lebih banyak dari pada karbohidrat dan protein. Kurangi konsumsi gula , tepung dan makanan kaya lemak. Minum air minimal 2 liter per hari, mengonsumsi tambahan suplemen bila diperlukan hindari ngemil dan merokok serta perbanyak olahraga. Ini penting untuk masa depan hidup yang sehat.”
“Ada banyak hal yang bisa jadi pemicu munculnya kanker dalam tubuh, dan salah satunya adalah pola makan tidak baik,” kata Ahli Kesehatan dan pemerhati gaya hidup lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegeoro Semarang, Dr. Grace Judio Kahl, Msc,MH,CHt dalam acara Talk Show Kesehatan di FX Plasa Sudirman, Jakarta.
Kendati tidak semua kanker berkaitan dengan makanan, namun pola makan tidak sehat jelas akan meningkatkan risiko terjadinya kanker. Banyak mengonsumsi gorengan dan berbagai makanan yang dipanaskan dalam suhu tinggi serta penggunaan minyak yang dipakai berulang bisa menjadi salah satu sumber pemicu terjadinya penyakit kanker.
“Protein, daging dan apapun itu, jika dipanaskan dalam suhu tinggi ditambah pengawet buatan bisa menyebabkan perubahan sel dalam tubuh mejadi lebih cepat dan bisa menjadi pemicu kanker,” katanya.
Seorang peneliti kanker, Eden Tareke dari Universitas Stockholm, Swedia, menemukan akrilamida, bahan pemicu kanker yang terbentuk pada makanan yang dipanaskan. Menurut penelitian itu, makanan kaya karbohidrat jika digoreng akan terurai, kemudian bereaksi dengan asam amino menghasilkan senyawa karsinogenik (pemicu kanker) yang bernama akrilamida.
Untuk itu, selalu menjaga pola makan teratur dan melakukan gaya hidup sehat sejak dini bisa melindungi diri Anda dari serangan penyakit berbahaya. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh dengan porsi karbohidrat yang cukup 50-50 persen, mengandung serat tinggi 3-4 porsi harian, cukupi kebutuhan buah dan sayur masing-masing 3 porsi setiap hari serta protein nabatai 1-2 porsi sehari.
Mengurangi makanan tinggi lemak dan mengonsumsi banyak ikan bisa menggantikan porsi lemak dalam tubuh.
“Buah dan sayur harus lebih banyak dari pada karbohidrat dan protein. Kurangi konsumsi gula , tepung dan makanan kaya lemak. Minum air minimal 2 liter per hari, mengonsumsi tambahan suplemen bila diperlukan hindari ngemil dan merokok serta perbanyak olahraga. Ini penting untuk masa depan hidup yang sehat.”
10 planet yang belum pembaca ketahui
http://bahtrahnu.blogspot.com/2010/09/inilah-10-planet-yang-belum-anda.html
Dasar orang gila orang udah mati masih dinikahin
Maut tak dapat memisahkan cinta sejati. Begitulah yang dialami Jaskiewicz Magali dan Jonathan George. Pasangan kekasih ini tetap melangsungkan pernikahan meski sang calon mempelai pria telah meninggal dunia setahun silam.
Seperti dikutip dari laman Telegraph, pasangan yang telah menjalin hubungan asmara selama enam tahun itu awalnya berencana menikah di sebuah balai kota di Prancis pada November 2008. Namun, George tewas dalam sebuah kecelakaan sepeda motor, dua hari menjelang pernikahan.
Setahun berlalu, tapi Magali sulit mengikis rasa cintanya terhadap George. Dengan dukungan keluarga dan kerabat, wanita 32 tahun itu nekat melangsungkan pernikahan dengan foto George di sebuah perkampungan di Dommary-Baroncourt, sisi timur Prancis, pada November 2009.
Magali menggunakan kode sipil yang jarang diketahui orang awam untuk mendapat izin menikahi seseorang yang telah meninggal. Dalam kode sipil disebutkan, pernikahan anumerta dimungkinkan jika semua syarat formalitas pernikahan, termasuk pengaturan tanggal pernikahan, telah selesai sebelum salah satu pasangan meninggal.
Magali pun berhasil memenuhi syarat itu. Ia membuktikan bahwa dirinya dan George telah hidup bersama sejak 2004. Mereka juga memiliki rekening bank bersama. Ia lalu memperlihatkan foto gaun pengantin yang akan dikenakan saat pernikahan.
Dengan bukti-bukti yang cukup kuat, pejabat catatan sipil setempat akhirnya menikahkan Magali dengan pasangannya yang telah tiada. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut, sekitar 10 pernikahan anumerta berlangsung di Prancis setiap tahunnya. (pet)
Seperti dikutip dari laman Telegraph, pasangan yang telah menjalin hubungan asmara selama enam tahun itu awalnya berencana menikah di sebuah balai kota di Prancis pada November 2008. Namun, George tewas dalam sebuah kecelakaan sepeda motor, dua hari menjelang pernikahan.
Setahun berlalu, tapi Magali sulit mengikis rasa cintanya terhadap George. Dengan dukungan keluarga dan kerabat, wanita 32 tahun itu nekat melangsungkan pernikahan dengan foto George di sebuah perkampungan di Dommary-Baroncourt, sisi timur Prancis, pada November 2009.
Magali menggunakan kode sipil yang jarang diketahui orang awam untuk mendapat izin menikahi seseorang yang telah meninggal. Dalam kode sipil disebutkan, pernikahan anumerta dimungkinkan jika semua syarat formalitas pernikahan, termasuk pengaturan tanggal pernikahan, telah selesai sebelum salah satu pasangan meninggal.
Magali pun berhasil memenuhi syarat itu. Ia membuktikan bahwa dirinya dan George telah hidup bersama sejak 2004. Mereka juga memiliki rekening bank bersama. Ia lalu memperlihatkan foto gaun pengantin yang akan dikenakan saat pernikahan.
Dengan bukti-bukti yang cukup kuat, pejabat catatan sipil setempat akhirnya menikahkan Magali dengan pasangannya yang telah tiada. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut, sekitar 10 pernikahan anumerta berlangsung di Prancis setiap tahunnya. (pet)
Minggu, 17 Oktober 2010
hore bintang esek - esek meninggal !!!
Bintang film porno asal Jepang Maria Ozawa alias Miyabi kembali menjadi bahan perbincangan ramai di situs microblogging Twitter. Tetapi, yang jadi topik kali ini bukan soal perannya di film biru, melainkan tentang kabar bahwa artis panas ini meninggal dunia.
Banyak tweeter yang intensif membahas kabar ini. Salah satunya, misalnya berbunyi: "Pasti anak facebook belum tau gosip miyabi..."
Berita itu tentu saja menarik perhatian. Dan bahkan membuat beberapa orang bertanya-tanya benarkah wanita berdarah Perancis-Kanada itu telah meninggal dunia. Banyak yang terkejut dan tak yakin.
"Miyabi meninggal ya? Kapan? Kenapa?" Begitulah tanggapan tweep soal kabar mengejutkan ini.
Tampaknya, kabar itu hanya hoax semata. Pasalnya, artis yang sempat ramai dibicarakan di Indonesia terkait film 'Menculik Miyabi' itu masih aktif meng-update timeline di akun twitter-nya, @ozawazone. Di twitter, Miyabi justru sedang sibuk membahas big match Liga Inggris semalam antara Liverpool dan Manchester United.
"YNWL Liverpool! (?) (@ ??? ?? ????????) http://4sq.com/dDiUKl. WTF! *_* 3-2 come on Liverpool! #YWNWL," dia berkicau.
Banyak tweeter yang intensif membahas kabar ini. Salah satunya, misalnya berbunyi: "Pasti anak facebook belum tau gosip miyabi..."
Berita itu tentu saja menarik perhatian. Dan bahkan membuat beberapa orang bertanya-tanya benarkah wanita berdarah Perancis-Kanada itu telah meninggal dunia. Banyak yang terkejut dan tak yakin.
"Miyabi meninggal ya? Kapan? Kenapa?" Begitulah tanggapan tweep soal kabar mengejutkan ini.
Tampaknya, kabar itu hanya hoax semata. Pasalnya, artis yang sempat ramai dibicarakan di Indonesia terkait film 'Menculik Miyabi' itu masih aktif meng-update timeline di akun twitter-nya, @ozawazone. Di twitter, Miyabi justru sedang sibuk membahas big match Liga Inggris semalam antara Liverpool dan Manchester United.
"YNWL Liverpool! (?) (@ ??? ?? ????????) http://4sq.com/dDiUKl. WTF! *_* 3-2 come on Liverpool! #YWNWL," dia berkicau.
APA !!! INDOMIE BERACUN !?!?!? (untung aku gak suka indomie)
hay pembaca, siapa diantara pembaca yang suka makan mie indomie ? pasti ada. nah aku mau bahas tentang racun - racunnya indomie nih baca ya
Pengawet kosmetik
Benarkah mi instan yang sudah jadi bagian hidup ratusan juta warga itu beracun?
Pemerintah Indonesia sudah langsung bereaksi keras menanggapi pengumuman Food and Drugs Administration Department of Health Taiwan itu; bahwa dua bahan kimia yang terkandung dalam produk Indomie hanya cocok untuk bahan pembuat kosmetik. Begitu menerima laporan soal kasus itu, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih langsung memerintahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memeriksa ulang. Hasilnya, BPOM mengumumkan: Indomie aman dikonsumsi.
Kementerian Kesehatan menyatakan tak perlu merilis imbauan terkait kasus ini. Sembari menegaskan Indomie aman dikonsumsi, Menteri Endang mengingatkan agar warga tidak melahap Indomie setiap hari.
BPOM tak menyangkal bila Indomie dan mi instan lain yang diproduksi di Indonesia mengandung nipagin. Namun, ditegaskan Kepala BPOM Kustantinah bahwa kadarnya masih dalam batas yang wajar.
Dijelaskan Kustantinah, zat pengawet nipagin itu berada dalam kecap yang merupakan bagian dari mi instan, utamanya mi goreng. Jika dikonsumsi berlebihan, memang bisa mengakibatkan muntah-muntah dan risiko penyakit berat seperti kanker. "Apapun yang terkandung di dalamnya, bila dikonsumsi berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.
Menurut Kustantinah, dalam kecap mi instan, batas peggunaan nipagin yang diizinkan adalah 250 mg per kg. Dalam makanan lain--kecuali daging, ikan, dan unggas--batas maksimal sebesar 1.000 mg per kg. Dan kecap Indomie masih di bawah ambang yang diperbolehkan itu.
Di Indonesia, katanya lagi, penetapan regulasi keamanan mutu dan gizi produk pangan olahan sudah mengacu kepada standar internasional, yaitu Codex Alimentarius Commission yang didasarkan pada kajian risiko. Menurut standar itu, mi instan yang terdaftar di Indonesia, termasuk Indomie, dinyatakan aman untuk dikomsumsi. "Kami menjamin mi instan yang terdaftar di Badan POM aman. Masyarakat diimbau untuk membeli produk terdaftar," katanya.
Batas penggunaan kedua bahan kimia yang ramai disoal ini, khususnya methyl p-hydroxybenzoate alias nipagin, berbeda-beda di beberapa negara. Di Kanada dan Amerika Serikat batas maksimum penggunaan yang diizinkan adalah 1.000 mg per kg. Di Singapura dan Brunei Darussalam 250 mg, di Malaysia 500 mg, di Hong Kong 550 mg.
Lalu, makhluk apa gerangan methyl hydroxy benzoate dan benzoic acid itu?
Dessy Ratnaningtyas, seorang ahli kimia yang bekerja di sebuah industri kosmetik, di kawasan Tangerang menjelaskan sebagai berikut. “Dalam regulasi kosmetik, penambahan bahan-bahan tersebut bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada produk kosmetik, biasanya untuk produk-produk yang tinggi kandungan air atau kelembabannya.”
Kondisi kelembaban di Indonesia cukup tinggi, yakni mencapai 80 persen, sehingga mikroorganisme sangat cepat tumbuh dan membuat produk menjadi cepat rusak. “Karena itu diperbolehkan menambahkan bahan penghambat pertumbuhan mikroorganisme itu, yang biasa kita sebut bahan pengawet atau preservative. Tetapi, penggunaannya harus sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan,” kata Dessy.
Di bidang kosmetik jenis pengawet cukup banyak dan terus berkembang dan diperbarui. Nipagin dan benzoic acid merupakan generasi awal, tetapi masih terus digunakan sampai sekarang--terutama nipagin.
Apakah kedua bahan kimia ini memang bisa dipakai untuk mengawetkan makanan?
Menurut Dessy, karena fungsinya merupakan penghambat mikroorganisme, bila digunakan sesuai dosis dan cara yang benar, kedua produk tersebut memang dapat membantu mengawetkan makanan. Soal dosisnya, sangat tergantung pada regulasi.
Untuk sediaan kosmetik misalnya, nipagin hanya boleh digunakan sebanyak 0,15 persen. Untuk benzoic acid maksimum 0,5 persen dalam bentuk asam tunggal. Benzoic acid sendiri menurut Dessy saat ini sudah jarang digunakan dalam produk kosmetik. Masalahnya, jika masuk ke dalam lambung bisa dianggap sebagai benda asing oleh tubuh dan cukup berbahaya jika terakumulasi cukup tinggi.
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, menyatakan produksi Indomie tetap akan mengacu pada Codex Alimentarius Commision. Menurut Welirang saat ini terjadi kesalahpahaman bahwa mi instan menggunakan pengawet. Padahal, katanya, bahan pengawet tidak digunakan untuk bahan mi-nya sendiri, maupun bumbu bubuk. Bahan pengawet hanya ada di kecap yang diperuntukkan bagi bumbu mi instan goreng. Begitupun, Welirang mengingatkan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi Indomie setiap hari. (Baca wawancara dengan Welirang di sini).
Importir Indomie di Hong Kong, Fok Hing (HK) Trading sendiri kukuh menyatakan bahwa Indomie tetap aman dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan baik di Hong Kong dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasarkan hasil pengujian kualitas per Juni lalu, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya.
"Mi instan Indomie aman untuk dimakan dan masuk ke pasar Hong Kong lawat saluran yang legal," demikian pernyataan Fok Hing. Mereka menduga, Indomie yang kini dipermasalahkan di Taiwan merupakan produk yang diimpor secara ilegal.
Sementara itu, supermarket yang menjual barang-barang asal Indonesia di Distrik Causeway Bay, Hong Kong, East-Southern Cuisine Express, menyatakan bahwa mi instan yang mereka jual bukanlah barang selundupan dan aman dikonsumsi. Di Hong Kong, Indomie memang lebih murah ketimbang produk mi instan lokal lain dan menjadi makanan favorit warga Indonesia yang bekerja di negeri itu.
Label rokok
Adanya perbedaan standar antara Indomie yang beredar di Taiwan dan Indonesia, membuat Komisi IX DPR RI mempertanyakan standar ganda yang diterapkan produsen Indomie. Anggota Dewan kini mengusulkan membentuk Panitia Kerja Bahan Tambahan Pangan untuk meneliti berbagai permasalahan terkait pengamanan makanan dan minuman. Hasil penelusuran akan dijadikan bahan masukan bagi Rancangan Undang-Undang Pengawasan Obat dan Makanan yang akan disusun tahun 2011
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nizar Shihab mengatakan Panja akan meminta agar di setiap produk yang mengandung bahan pengawet “harus disebutkan mengandung bahan pengawet apa saja." Nanti, komposisi dan nama bahan pengawet harus dicantumkan dengan jelas, termasuk jumlah, batas maksimum yang dibolehkan, termasuk akibat dan resiko yang bisa ditimbulkannya.
Kira-kira, katanya lagi, modelnya bakal seperti label peringatan di kotak rokok. Jika itu jadi diterapkan, boleh jadi di setiap bungkus mi instan kelak akan ada label menyeramkan seperti ini: “Mi instan, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan kematian"
Pengawet kosmetik
Benarkah mi instan yang sudah jadi bagian hidup ratusan juta warga itu beracun?
Pemerintah Indonesia sudah langsung bereaksi keras menanggapi pengumuman Food and Drugs Administration Department of Health Taiwan itu; bahwa dua bahan kimia yang terkandung dalam produk Indomie hanya cocok untuk bahan pembuat kosmetik. Begitu menerima laporan soal kasus itu, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih langsung memerintahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memeriksa ulang. Hasilnya, BPOM mengumumkan: Indomie aman dikonsumsi.
Kementerian Kesehatan menyatakan tak perlu merilis imbauan terkait kasus ini. Sembari menegaskan Indomie aman dikonsumsi, Menteri Endang mengingatkan agar warga tidak melahap Indomie setiap hari.
BPOM tak menyangkal bila Indomie dan mi instan lain yang diproduksi di Indonesia mengandung nipagin. Namun, ditegaskan Kepala BPOM Kustantinah bahwa kadarnya masih dalam batas yang wajar.
Dijelaskan Kustantinah, zat pengawet nipagin itu berada dalam kecap yang merupakan bagian dari mi instan, utamanya mi goreng. Jika dikonsumsi berlebihan, memang bisa mengakibatkan muntah-muntah dan risiko penyakit berat seperti kanker. "Apapun yang terkandung di dalamnya, bila dikonsumsi berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.
Menurut Kustantinah, dalam kecap mi instan, batas peggunaan nipagin yang diizinkan adalah 250 mg per kg. Dalam makanan lain--kecuali daging, ikan, dan unggas--batas maksimal sebesar 1.000 mg per kg. Dan kecap Indomie masih di bawah ambang yang diperbolehkan itu.
Di Indonesia, katanya lagi, penetapan regulasi keamanan mutu dan gizi produk pangan olahan sudah mengacu kepada standar internasional, yaitu Codex Alimentarius Commission yang didasarkan pada kajian risiko. Menurut standar itu, mi instan yang terdaftar di Indonesia, termasuk Indomie, dinyatakan aman untuk dikomsumsi. "Kami menjamin mi instan yang terdaftar di Badan POM aman. Masyarakat diimbau untuk membeli produk terdaftar," katanya.
Batas penggunaan kedua bahan kimia yang ramai disoal ini, khususnya methyl p-hydroxybenzoate alias nipagin, berbeda-beda di beberapa negara. Di Kanada dan Amerika Serikat batas maksimum penggunaan yang diizinkan adalah 1.000 mg per kg. Di Singapura dan Brunei Darussalam 250 mg, di Malaysia 500 mg, di Hong Kong 550 mg.
Lalu, makhluk apa gerangan methyl hydroxy benzoate dan benzoic acid itu?
Dessy Ratnaningtyas, seorang ahli kimia yang bekerja di sebuah industri kosmetik, di kawasan Tangerang menjelaskan sebagai berikut. “Dalam regulasi kosmetik, penambahan bahan-bahan tersebut bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada produk kosmetik, biasanya untuk produk-produk yang tinggi kandungan air atau kelembabannya.”
Kondisi kelembaban di Indonesia cukup tinggi, yakni mencapai 80 persen, sehingga mikroorganisme sangat cepat tumbuh dan membuat produk menjadi cepat rusak. “Karena itu diperbolehkan menambahkan bahan penghambat pertumbuhan mikroorganisme itu, yang biasa kita sebut bahan pengawet atau preservative. Tetapi, penggunaannya harus sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan,” kata Dessy.
Di bidang kosmetik jenis pengawet cukup banyak dan terus berkembang dan diperbarui. Nipagin dan benzoic acid merupakan generasi awal, tetapi masih terus digunakan sampai sekarang--terutama nipagin.
Apakah kedua bahan kimia ini memang bisa dipakai untuk mengawetkan makanan?
Menurut Dessy, karena fungsinya merupakan penghambat mikroorganisme, bila digunakan sesuai dosis dan cara yang benar, kedua produk tersebut memang dapat membantu mengawetkan makanan. Soal dosisnya, sangat tergantung pada regulasi.
Untuk sediaan kosmetik misalnya, nipagin hanya boleh digunakan sebanyak 0,15 persen. Untuk benzoic acid maksimum 0,5 persen dalam bentuk asam tunggal. Benzoic acid sendiri menurut Dessy saat ini sudah jarang digunakan dalam produk kosmetik. Masalahnya, jika masuk ke dalam lambung bisa dianggap sebagai benda asing oleh tubuh dan cukup berbahaya jika terakumulasi cukup tinggi.
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, menyatakan produksi Indomie tetap akan mengacu pada Codex Alimentarius Commision. Menurut Welirang saat ini terjadi kesalahpahaman bahwa mi instan menggunakan pengawet. Padahal, katanya, bahan pengawet tidak digunakan untuk bahan mi-nya sendiri, maupun bumbu bubuk. Bahan pengawet hanya ada di kecap yang diperuntukkan bagi bumbu mi instan goreng. Begitupun, Welirang mengingatkan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi Indomie setiap hari. (Baca wawancara dengan Welirang di sini).
Importir Indomie di Hong Kong, Fok Hing (HK) Trading sendiri kukuh menyatakan bahwa Indomie tetap aman dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan baik di Hong Kong dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasarkan hasil pengujian kualitas per Juni lalu, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya.
"Mi instan Indomie aman untuk dimakan dan masuk ke pasar Hong Kong lawat saluran yang legal," demikian pernyataan Fok Hing. Mereka menduga, Indomie yang kini dipermasalahkan di Taiwan merupakan produk yang diimpor secara ilegal.
Sementara itu, supermarket yang menjual barang-barang asal Indonesia di Distrik Causeway Bay, Hong Kong, East-Southern Cuisine Express, menyatakan bahwa mi instan yang mereka jual bukanlah barang selundupan dan aman dikonsumsi. Di Hong Kong, Indomie memang lebih murah ketimbang produk mi instan lokal lain dan menjadi makanan favorit warga Indonesia yang bekerja di negeri itu.
Label rokok
Adanya perbedaan standar antara Indomie yang beredar di Taiwan dan Indonesia, membuat Komisi IX DPR RI mempertanyakan standar ganda yang diterapkan produsen Indomie. Anggota Dewan kini mengusulkan membentuk Panitia Kerja Bahan Tambahan Pangan untuk meneliti berbagai permasalahan terkait pengamanan makanan dan minuman. Hasil penelusuran akan dijadikan bahan masukan bagi Rancangan Undang-Undang Pengawasan Obat dan Makanan yang akan disusun tahun 2011
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nizar Shihab mengatakan Panja akan meminta agar di setiap produk yang mengandung bahan pengawet “harus disebutkan mengandung bahan pengawet apa saja." Nanti, komposisi dan nama bahan pengawet harus dicantumkan dengan jelas, termasuk jumlah, batas maksimum yang dibolehkan, termasuk akibat dan resiko yang bisa ditimbulkannya.
Kira-kira, katanya lagi, modelnya bakal seperti label peringatan di kotak rokok. Jika itu jadi diterapkan, boleh jadi di setiap bungkus mi instan kelak akan ada label menyeramkan seperti ini: “Mi instan, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan kematian"
BANTUAN !!!!
UNTUK YANG DI SIDOARJO /SURABAYA TOLONG CARIIN CELANA DALAM KU KARTU ANIMAL KAISER YANG ASLI !!!!!
Sabtu, 16 Oktober 2010
Langganan:
Komentar (Atom)



